Artikel Penelitian

Main Article Content

M. Ja'far Ash Shiddieqy
Faiz Rafdhi

Abstract

Interaksi antar obat merupakan suatu perubahan efek yang terjadi pada suatu obat ketika obat tersebut digabungkan atau diminum bersamaan dengan obat yang lain sehingga kerja obat tidak berfungsi maksimal seperti yang diharapkan. Pada kasus penyakit diabetes mellitus biasanya dokter menuliskan bisa lebih dari dua jenis obat untuk pengobatan diabetes saja, untuk menentukan terdapat atau tidaknya suatu interaksi antar obat pada resep hanya dilakukan oleh seorang pakar yaitu seorang apoteker. Karena keterbatasan jumlah apoteker pada suatu rumah sakit, pengecekan interaksi antar obat pada suatu resep membutuhkan waktu sehingga tidak efisien, maka dibutuhkan suatu sistem untuk membantu tenaga teknis kefarmasian dalam pengecekan interaksi antar obat layaknya seorang apoteker. Sistem pakar ini dirancang dengan menggunakan metodologi waterfall. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan literatur. Sistem pakar ini direpresentasikan dalam metode penalaran forward chaining, yakni mengambil beberapa kondisi atau beberapa jenis obat yang ingin dicek yang kemudian hasil yang dikeluarkan sistem ini berupa kesimpulan terdapat atau tidaknya interaksi antar obat tersebut. Hasil pengujian dari sistem pakar ini menunjukan hasil yang akurat sesuai dengan literatur yang digunakan. Hasil dari sistem pakar ini adalah pengguna dapat mengecek interaksi antar obat yang dipilih dan menampilkannya dalam bentuk informasi interaksi antar obat layaknya sedang bertanya dengan seorang apoteker, dan terdapat kamus obat sebagai referensi pengguna.

Article Details

Section
Articles

References

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.74.
Nuryati. (2017). Farmakologi. Jakarta: Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.74.
Febby Kusumaningtyas. (2017). Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Demensia Menggunakan Metode Forward Chaining Studi Kasus di Rumah Sakit Umum Daerah Padang Panjang. Jurnal Edik Informatika; V3.i2: 95-102.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.
Roger S Pressman. (2015). Rekayasa Perangkat Lunak: Pendekatan Praktisi Buku I. Yogyakarta: Andi.
Mustaqbal, M.S.M., Firdaus, R.F.F., dan Rahmadi, H.R. (2015). Pengujian Aplikasi Menggunakan Black Box Testing Boundary Value Analysis Studi Kasus Aplikasi Prediksi Kelulusan SNMPTN. Jurnal Ilmiah Teknologi Terapan (JITTER); 1(3):31-36.