SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSIS PENYAKIT HIPERTENSI (STUDI KASUS PADA KLINIK SADAR MEDIKA CONDET JAKARTA TIMUR)

Main Article Content

Warno Warno
Reja Fatihamli

Abstract

Konsultasi pada klinik masih banyak yang menggunakan sistem yang manual. Dokter masih menggunakan kertas sebagai wadah untuk menginput data diagnosis. Karna hal ini ada beberapa kendala yang terjadi, terutama pada penumpukan antrian pasien dan terselipnya data pasien sehingga membuat pengumpulan data pada klinik kurang efektif. Sering juga terjadi kendala saat dokter ingin mengumpulkan data keluhan penyakit untuk dijadikan persentase menjadi kurang akurat dikarenakan pengumpulan data di klinik tersebut kurang efektif.


Dilihat dari permasalahan diatas, maka dibuatlah sebuah rancangan sistem pakar untuk diagnosi penyakit hipertensi berbasis webuntuk lingkup klinik. Metodologi pengembangan sistem yang digunakan adalah metode waterfall, dengan tahapan seperti Requirement Analysis, Design, Implementation, Testing dan Maintenance. Dimana sistem ini akan melakukan pendataan mulai dari biodata pasien, keluhan dan hasil diagnosis penyakit hipertensi. Dengan demikian penyimpanan data lebih cepat dan efektif tanpa harus merapihkan berkas.


Hasil dari penelitian ini dapat membantu suster untuk mendapatkan hasil diagnosis awal yang cepat serta mempermudah dokter untuk mengumpulkan data pasien dengan komputerisasi yang cepat dan efektif.

Article Details

Section
Articles

References

Tata Sutabri, Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi, 2004.
[2] A. Susanto, Sistem Informasi Akuntansi. Bandung: Linggar Jaya, 2013.
[3] Guntoro, “Metode Waterfall : Pengertian, Tahapan, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan,” Https://Badoystudio.Com/, 2020.
[4] Kamus Besar Bahasa Indonesia, “Pengertian Pakar,” https://kbbi.web.id/pakar., 2020.
[5] Jeperson Hutahean, Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta: Deepublish, 2015.
[6] Yunita Indah Prasetyaningrum, Hipertensi Bukan Untuk Ditakuti. Jakarta: FMedia, 2014.
[7] Sehatq, "Pengertian Hipertensi," https://www.sehatq.com/penyakit/hipertensi., 2020.
[8] R. H. Yuhefizar. Ha Mooduto, Cara Membangun Website Interaktif menggunakan Content Management System Joomla (CMS). Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2009.
[9] Guntoro, “Metode Waterfall : Pengertian, Tahapan, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan,” Https://Badoystudio.Com/, 2020.